ELIA BUKAN YOHANES PEMBAPTIS


Kitab Maleakhi meramalkan:

4:1. Bahwa sesungguhnya hari itu datang, menyala seperti perapian, maka semua orang gegabah dan setiap orang yang berbuat fasik menjadi seperti jerami dan akan terbakar oleh hari yang datang itu, firman TUHAN semesta alam, sampai tidak ditinggalkannya akar dan cabang mereka.
4:2 Tetapi kamu yang takut akan nama-Ku, bagimu akan terbit surya kebenaran dengan kesembuhan pada sayapnya. Kamu akan keluar dan berjingkrak-jingkrak seperti anak lembu lepas kandang.
4:3 Kamu akan menginjak-injak orang-orang fasik, sebab mereka akan menjadi abu di bawah telapak kakimu, pada hari yang Kusiapkan itu, firman TUHAN semesta alam.
4:4. Ingatlah kepada Taurat yang telah Kuperintahkan kepada Musa, hamba-Ku, di gunung Horeb untuk disampaikan kepada seluruh Israel, yakni ketetapan-ketetapan dan hukum-hukum.
4:5 Sesungguhnya Aku akan mengutus nabi Elia kepadamu menjelang datangnya hari TUHAN yang besar dan dahsyat itu.
4:6 Maka ia akan membuat hati bapa-bapa berbalik kepada anak-anaknya dan hati anak-anak kepada bapa-bapanya supaya jangan Aku datang memukul bumi sehingga musnah.

Konon katanya, Maleakhi meramalkan bahwa menjelang datangnya hari kiamat (hari pembalasan) nanti akan datang seorang nabi yang bernama Elia yang akan membuat hati bapa-bapa berbalik kepada anak-anaknya dan hati anak-anak kepada bapa-bapanya.

Tentu saja, ia adalah sebuah nubuat yang secara harfiah belum terwujud!

Namun demikian, jika nama Elia yang dimaksud Maleakhi di atas adalah seorang tokoh tertentu, maka siapakah tokoh yang paling sesuai atau mendekati untuk menggantikan posisi nabi Elia?

Markus, Matius, dan Lukas, yang ketiganya dikenal sebagai injil-injil sinoptik, mengklaim bahwa Elia sebagaimana diramalkan dalam Maleakhi di atas adalah Yohanes Pembaptis. Berikut ini klaim mereka:

Lalu mereka bertanya kepada-Nya: “Mengapa ahli-ahli Taurat berkata, bahwa Elia harus datang dahulu?” Jawab Yesus: “Memang Elia akan datang dahulu dan memulihkan segala sesuatu. Hanya, bagaimanakah dengan yang ada tertulis mengenai Anak Manusia, bahwa Ia akan banyak menderita dan akan dihinakan? Tetapi Aku berkata kepadamu: Memang Elia sudah datang dan orang memperlakukan dia menurut kehendak mereka, sesuai dengan yang ada tertulis tentang dia.” (Markus 9:11-13)

Sejak tampilnya Yohanes Pembaptis hingga sekarang, Kerajaan Sorga diserong dan orang yang menyerongnya mencoba menguasainya. Sebab semua nabi dan kitab Taurat bernubuat hingga tampilnya Yohanes dan–jika kamu mau menerimanya–ialah Elia yang akan datang itu. (Matius 11:12-14)

Lalu murid-murid-Nya bertanya kepada-Nya: “Kalau demikian mengapa ahli-ahli Taurat berkata bahwa Elia harus datang dahulu?” Jawab Yesus: “Memang Elia akan datang dan memulihkan segala sesuatu dan Aku berkata kepadamu: Elia sudah datang, tetapi orang tidak mengenal dia, dan memperlakukannya menurut kehendak mereka. Demikian juga Anak Manusia akan menderita oleh mereka.” Pada waktu itu mengertilah murid-murid Yesus bahwa Ia berbicara tentang Yohanes Pembaptis. (Matius 17:10-13)

ia (Yohanes Pembaptis) akan membuat banyak orang Israel berbalik kepada Tuhan, Allah mereka, dan ia akan berjalan mendahului Tuhan dalam roh dan kuasa Elia untuk membuat hati bapa-bapa berbalik kepada anak-anaknya dan hati orang-orang durhaka kepada pikiran orang-orang benar dan dengan demikian menyiapkan bagi Tuhan suatu umat yang layak bagi-Nya.” (Lukas 1:16-17)

Tentu saja, kita akan terkejut, karena kenyataannya, Yohanes Pembaptis tidak mampu berbuat sebagaimana diramalkan Maleakhi tentang nabi Elia, yakni “membuat hati bapa-bapa berbalik kepada anak-anaknya dan hati anak-anak kepada bapa-bapanya”, bahkan ia harus mati dipenggal kepalanya oleh umatnya sendiri, sebagaimana catatan Alkitab berikut:

Maka cepat-cepat ia pergi kepada raja dan meminta: “Aku mau, supaya sekarang juga engkau berikan kepadaku kepala Yohanes Pembaptis di sebuah talam!” Lalu sangat sedihlah hati raja, tetapi karena sumpahnya dan karena tamu-tamunya ia tidak mau menolaknya. Raja segera menyuruh seorang pengawal dengan perintah supaya mengambil kepala Yohanes. Orang itu pergi dan memenggal kepala Yohanes di penjara. Ia membawa kepala itu di sebuah talam dan memberikannya kepada gadis itu dan gadis itu memberikannya pula kepada ibunya. Ketika murid-murid Yohanes mendengar hal itu mereka datang dan mengambil mayatnya, lalu membaringkannya dalam kuburan. (Markus 6:25-29)

Maka setelah dihasut oleh ibunya, anak perempuan itu berkata: “Berikanlah aku di sini kepala Yohanes Pembaptis di sebuah talam.” Lalu sedihlah hati raja, tetapi karena sumpahnya dan karena tamu-tamunya diperintahkannya juga untuk memberikannya. Disuruhnya memenggal kepala Yohanes di penjara dan kepala Yohanes itupun dibawa orang di sebuah talam, lalu diberikan kepada gadis itu dan ia membawanya kepada ibunya. Kemudian datanglah murid-murid Yohanes Pembaptis mengambil mayatnya dan menguburkannya. Lalu pergilah mereka memberitahukannya kepada Yesus. (Matius 14:8-12)

Herodes, raja wilayah, mendengar segala yang terjadi itu dan iapun merasa cemas, sebab ada orang yang mengatakan, bahwa Yohanes telah bangkit dari antara orang mati. Ada lagi yang mengatakan, bahwa Elia telah muncul kembali, dan ada pula yang mengatakan, bahwa seorang dari nabi-nabi dahulu telah bangkit. Tetapi Herodes berkata: “Yohanes telah kupenggal kepalanya. Siapa gerangan Dia ini, yang kabarnya melakukan hal-hal demikian?” Lalu ia berusaha supaya dapat bertemu dengan Yesus. (Lukas 9:7-9)

Para pengarang injil-injil sinoptik sengaja menggenapi nubuat Maleakhi tersebut dengan sosok Yohanes Pembaptis agar cita-cita umat Yahudi akan datangnya kembali seorang mesias terpenuhi oleh sosok Yesus, karena konon katanya Elia akan mempersiapkan jalan terlebih dahulu sebelum datangnya mesias tersebut. Kenyataannya, dapat kita lihat sendiri bahwa Yohanes Pembaptis sama sekali tidak cocok dengan ciri-ciri nabi Elia sebagaimana disebutkan dalam kitab Maleakhi di atas.

Berbeda dengan injil-injil sinoptik, Injil Yohanes secara tegas menolak bahwa Elia yang dinubuatkan Maleakhi tersebut adalah Yohanes Pembaptis. Berikut kesaksian Yohanes:

Dan inilah kesaksian Yohanes ketika orang Yahudi dari Yerusalem mengutus beberapa imam dan orang-orang Lewi kepadanya untuk menanyakan dia: “Siapakah engkau?” Ia mengaku dan tidak berdusta, katanya: “Aku bukan Mesias.” Lalu mereka bertanya kepadanya: “Kalau begitu, siapakah engkau? Elia?” Dan ia menjawab: “Bukan!” “Engkaukah nabi yang akan datang?” Dan ia menjawab: “Bukan!” (Yohanes 1:19-21)

Ringkasnya, nubuat Maleakhi di atas sebenarnya merupakan ramalan yang tidak pernah terwujud!

7 Komentar

Filed under All Artikel, Kristen

7 responses to “ELIA BUKAN YOHANES PEMBAPTIS

  1. @Chodet22

    Selamat tahun baru 2010, mari kita awali dengan niat dan kemauan yang kuat semoga Allah melancarkan dan memudahkan semua usaha kita, Amin.

    Salam hangat selalu,

    #Haniifa.

  2. @mas chodet
    Happy New Year 2010, aku kangen dengan tulisan dan sapaan mas chodet.

  3. @Kepada Rekan Muslim semua dimanapun berada…!!!!

    SELAMAT TAHUN BARU

    2010 … !!

    Semoga Yesus Kristus Juruselamat Manusia, memberikan berkat kesehatan, kebahagiaan dan berkah di tahun ini dan membebaskan kita semua dari belenggu kematian abadi. Amin.!

  4. eet

    Selamat Tahun Baru 2010..

    Masih setia baca alkitab ya.. ^^

    Semoga Tuhan kasih Hikmat dan Pengertian biar gak langsung cari-cari alasan buat menyangkal Dia tapi diberi pengetahuan yang sebenarnya akan FirmanNya…

    shalom,

  5. hh

    1. Elia bukan Yohanes Pembabtis.

    =>Secara pribadi, Yohanes bukanlah Elia (yang dianggap bangkit kembali dengan tubuh dan nama yang sama seperti dahulu)
    _____________
    2. Mengapa Yohanes menjawab bahwa dia bukan Elia, sementara menurut penjelasan Yesus bahwa Yohanes adalah Elia?

    => Karena pada saat itu ada banyak orang yang beranggapan bahwa menjelang kedatangan Mesias, Elia akan datang secara pribadi; bangkit dan muncul ditengah tengah bangsa Israel dengan sosok pribadi Elia (tubuh dan nama yang sama).

    Perhatikan kekuatiran raja Herodes dalam Lukas 9:7-9, Herodes, raja wilayah, mendengar segala yang terjadi itu dan iapun merasa cemas, sebab ada orang yang mengatakan, bahwa Yohanes telah bangkit dari antara orang mati. Ada lagi yang mengatakan, bahwa Elia telah muncul kembali, dan ada pula yang mengatakan, bahwa seorang dari nabi-nabi dahulu telah bangkit. Tetapi Herodes berkata: “Yohanes telah kupenggal kepalanya. Siapa gerangan Dia ini, yang kabarnya melakukan hal-hal demikian?” Lalu ia berusaha supaya dapat bertemu dengan Yesus.

    Karena yang menyerukan pertobatan itu adalah bernama Yohanes, bagi mereka dia bukanlah Elia. Mereka tidak melihat Roh dan kuasa Elia ada pada diri Yohanes.
    ______________
    3. Mengapa keterangan Yesus kepada murid-muridnya bahwa yang dimaksudkan dengan Elia adalah Yohanes Pembabtis, sehingga seolah olah bertentangan dengan pengakuan Yohanes bahwa dia bukanlah Elia?

    => Dahulu kala, bila seorang raja mengadakan
    perjalanan ke suatu tempat, ada team/rombongan khusus yang mempersiapkan segala sesuatu yang berhubungan dengan jalan agar kereta kerajaan dapat berjalan mulus dan rombongan kerajaan dapat tiba dengan selamat. Sama halnya seperti sekarang ini, bila Bupati hendak mengadakan kunjungan ke desa desa, segala sesuatunya diperbaiki, jalan jalan dibuat mulus, rumah2 penduduk dicat dan diberi pagar supaya indah. Kalau presiden yang berkunjung, paspampres membereskan segala sesuatu.

    Demikian juga hal kedatangan Yesus untuk melakukan penebusan, perlu mempersiapkan hati manusia agar meperbaiki segala perbuatan yang tidak baik, memperbaiki hati yang jahat dan segala kecongkakan, keangkuhan. Singkatnya: Bertobat!

    Inilah yang menjadi tugas Yohanes. Menyerukan apa yang sudah dinubuatkan dalam Yesaya 40:1, …maka kemuliaan Tuhan akan dinyatakan dan seluruh umat manusia akan melihatNya bersama sama. Sungguh, Tuhan sendiri telah mengatakannya.

    Yesus mengatakan bahwa Yohanes Pembabtis adalah Elia, karena Yohanes datang dalam Roh dan kuasa Elia, untuk melakukan suatu pekerjaan seperti yang dilakukan oleh Elia.
    ________________
    4. Mengapa seperti yang anda tuduhkan bahwa Yohanes tidak berhasil melaksanakan apa yang telah dinubuatkan oleh Maleakhi, bahwa hati anak anak akan berbalik kepada orangtuanya, dll. ?

    =>Yohanes telah berhasil melakukan tugas menyerukan kepada bangsa itu agar bertobat, tetapi karena bangsa itu tidak mau bertobat, tentu tidak boleh dipaksakan bukan?
    Perhatikan jawaban Yesus seperti yang tertulis dalam Matius 11;12-14; 17:10.13)
    11:12-14, Sejak tampilnya Yohanes Pembaptis hingga sekarang, Kerajaan Sorga diserong dan orang yang menyerongnya mencoba menguasainya. Sebab semua nabi dan kitab Taurat bernubuat hingga tampilnya Yohanes dan–jika kamu mau menerimanya–ialah Elia yang akan datang itu. Lalu murid-murid-Nya bertanya kepada-Nya:
    17:10-13,“Kalau demikian mengapa ahli-ahli Taurat berkata bahwa Elia harus datang dahulu?” Jawab Yesus: “Memang Elia akan datang dan memulihkan segala sesuatu dan Aku berkata kepadamu: Elia sudah datang, tetapi orang tidak mengenal dia, dan memperlakukannya menurut kehendak mereka. Demikian juga Anak Manusia akan menderita oleh mereka.” Pada waktu itu mengertilah murid-murid Yesus bahwa Ia berbicara tentang Yohanes Pembaptis.

    =>Yang membuat hati anak anak tidak berbalik kepada orangtuanya adalah penolakan mereka terhadap pekabaran yang disampaikan oleh Yohanes.
    __________
    5. Ringkasnya, nubuat Maleakhi di atas sebenarnya merupakan ramalan yang tidak pernah terwujud!

    =>Karena penolakan mereka terhadap pekabaran yang dibawakan oleh Yohanes membuat hati mereka tetap degil tidak mau bertobat, tentu ramalan Maleakhi tentang semua itu tidak akan terwujud.

    Sekiranya orang Yahudi telah menerima dia, maka sebenarnya pekerjaan itu sudah akan terlaksana bagi mereka. Maleakhi 4:1-6 kan terlaksana. Jerusalem dengan Bait Sucinya akan tetap utuh.

    Akan tetapi mereka tidak menyambut baik pekabarannya itu. Semuanya itu tidak dapat terlaksana.

    salam

  6. 1500

    (maleakhi 4:6)
    Maka ia akan membuat hati
    bapa-bapa berbalik kepada
    anak-anaknya dan hati anak- anak kepada bapa-bapanya
    supaya jangan Aku datang
    memukul bumi sehingga musnah.
    ************

    Kemungkinan besar yang dimaksud dengan ayat ini adalah Yohanes pembaptis/Elia menunjukkan kepada semua orang, siapakah TUHAN YESUS itu sebenarnya,

    yaitu menyatakan, bahwa YESUS adalah YANG DIJANJIKAN,
    YESUS adalah TUHAN YANG HADIR DALAM DUNIA,
    YESUS adalah BAPA bagi kita semua,

    dan mengabarkan kepada semua orang kabar keselamatan yang dari pada-Nya,

    sehingga BAPA/TUHAN berkenan lagi kepada anak-anak-Nya, yakni bangsa Israel,

    sehingga anak-anak-Nya yakni umat-Nya bangsa Israel kembali dalam Tangan TUHAN, kembali kepada BAPA yaitu TUHAN ALLAH ISRAEL.

  7. Jupiter

    gimana kamu dalami Alikitab?tapi saya maklum karena kamu
    tidak diberi pengertian untuk memahami oleh karena hatimu
    telah membenci kpd kebenaran sehingga kebenaran itu tdk
    di berikan kepadamu,sehingga firman ini terjadi padamu
    Yesaya 6:10,
    Sekalipun melihat,mereka tidak menaggap,
    Sekalipun mendengar,mereka tidak mengerti,
    supaya mereka jgn berbalik dan mendapat ampun.

    dan ternyata memang keadaan seperti di atas terjadi
    padamu karena sekalipun kamu baca tetapi kamu tetap
    juga tidak tahu bahwa Elia itu adalah Yohanes pembaptis.
    Yohanes sendiri telah menyatakan dia adalah Elia
    Yohanes 1:23,
    Jawabnya:Akulah suara orang yang berseru-seru dipadang gurun
    luruskanlah jalan Tuhan! seperti yang telah dikatakan oleh nabi
    yesaya.
    jadi Yohanes pun kedatangannya sudah dinubuatkan oleh nabi
    Yesaya 40:3-5 Yohanes diutus untuk mempersiapkan kedatangan
    Tuhan Yesus yang pertama kali.
    Jadi kepada orang2 yang percaya bahwa Yesus adalah Tuhan
    maka kepada mereka akan diberi pengertian mengenai Alkitab
    Lukas 8:10,
    Kepadamu diberi karunia untuk mengetahui rahasia Kerajaan
    Allah,tetapi kepada orang lain(tidak percaya)hal itu diberitakan
    dalam perumpamaan,supaya sekalipun mendengar mereka
    tidak mengerti.
    Jadi jangan menentang Allah yang telah berfirman,tetapi carilah
    dahulu Kerajaan Allah dan kebenarannya.Matius 6:33.
    rahasia Kerajaan Allah tetapi

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s