AJARAN YESUS VS PAULUS


A.AJARAN YESUS:
1.Yesus adalah utusan Tuhan (Yesus tidak meminta dirinya untuk disembah dan dipuja).

Kedua belas murid itu diutus oleh Yesus dan Ia berpesan kepada mereka: “Janganlah kamu menyimpang ke jalan bangsa lain atau masuk ke dalam kota orang Samaria, melainkan pergilah kepada domba-domba yang hilang dari umat Israel. (Matius 10:5-6)
Jawab Yesus: “Aku diutus hanya kepada domba-domba yang hilang dari umat Israel.” (Matius,15:24)

Aku (Yesus) tahu, bahwa Engkau selalu mendengarkan Aku, tetapi oleh karena orang banyak yang berdiri di sini mengelilingi Aku, Aku mengatakannya, supaya mereka percaya, bahwa Engkaulah yang telah mengutus Aku.” (Yohanes 11:42)
Inilah hidup yang kekal itu, yaitu bahwa mereka mengenal Engkau, satu-satunya Allah yang benar, dan mengenal Yesus Kristus yang telah Engkau utus. (Yohanes 17:3)

Aku (Yesus) berkata kepadamu: Sesungguhnya seorang hamba tidaklah lebih tinggi dari pada tuannya, ataupun seorang utusan dari pada dia yang mengutusnya….Aku berkata kepadamu: Sesungguhnya barangsiapa menerima orang yang Kuutus, ia menerima Aku, dan barangsiapa menerima Aku, ia menerima Dia (Bapa) yang mengutus Aku. (Yohanes 13:16,20)

Kamu telah mendengar, bahwa Aku (Yesus) telah berkata kepadamu: Aku pergi, tetapi Aku datang kembali kepadamu. Sekiranya kamu mengasihi Aku, kamu tentu akan bersukacita karena Aku pergi kepada Bapa-Ku, sebab Bapa lebih besar dari pada Aku. (Yohanes 14:28)

2.Yesus tidak membatalkan hukum Taurat.
“Janganlah kamu menyangka, bahwa Aku (Yesus) datang untuk meniadakan hukum Taurat atau kitab para nabi. Aku datang bukan untuk meniadakannya, melainkan untuk menggenapinya. (Matius 5:17)
Karena Aku berkata kepadamu: Sesungguhnya selama belum lenyap langit dan bumi ini, satu iota atau satu titikpun tidak akan ditiadakan dari hukum Taurat, sebelum semuanya terjadi. (Matius 5:18)
Karena itu siapa yang meniadakan salah satu perintah hukum Taurat sekalipun yang paling kecil, dan mengajarkannya demikian kepada orang lain, ia akan menduduki tempat yang paling rendah di dalam Kerajaan Sorga; tetapi siapa yang melakukan dan mengajarkan segala perintah-perintah hukum Taurat, ia akan menduduki tempat yang tinggi di dalam Kerajaan Sorga. (Matius 5:19)
Maka Aku berkata kepadamu: Jika hidup keagamaanmu tidak lebih benar dari pada hidup keagamaan ahli-ahli Taurat dan orang-orang Farisi, sesungguhnya kamu tidak akan masuk ke dalam Kerajaan Sorga. (Matius 5:20)

3.Penggenapan (nasakh) Yesus terhadap beberapa hukum Taurat.
Maka jika matamu yang kanan menyesatkan engkau, cungkillah dan buanglah itu, karena lebih baik bagimu jika satu dari anggota tubuhmu binasa, dari pada tubuhmu dengan utuh dicampakkan ke dalam neraka. (Matius 5:29)
Dan jika tanganmu yang kanan menyesatkan engkau, penggallah dan buanglah itu, karena lebih baik bagimu jika satu dari anggota tubuhmu binasa dari pada tubuhmu dengan utuh masuk neraka. (Matius 5:30)
Tetapi Aku berkata kepadamu: Janganlah sekali-kali bersumpah, baik demi langit, karena langit adalah takhta Allah, (Matius 5:34)

4.Yesus disunat pada usia delapan hari sesuai perintah Tuhan.
Dan ketika genap delapan hari dan Ia harus disunatkan, Ia diberi nama Yesus, yaitu nama yang disebut oleh malaikat sebelum Ia dikandung ibu-Nya. (Lukas 2:21)
Inilah perjanjian-Ku, yang harus kamu pegang, perjanjian antara Aku dan kamu serta keturunanmu, yaitu setiap laki-laki di antara kamu harus disunat; (Kejadian 17:10)

Haruslah dikerat kulit khatanmu dan itulah akan menjadi tanda perjanjian antara Aku dan kamu. (Kejadian 17:11)
Anak yang berumur delapan hari haruslah disunat, yakni setiap laki-laki di antara kamu, turun-temurun: baik yang lahir di rumahmu, maupun yang dibeli dengan uang dari salah seorang asing, tetapi tidak termasuk keturunanmu. (Kejadian 17:12)
Orang yang lahir di rumahmu dan orang yang engkau beli dengan uang harus disunat; maka dalam dagingmulah perjanjian-Ku itu menjadi perjanjian yang kekal. (Kejadian 17:13)

Dan orang yang tidak disunat, yakni laki-laki yang tidak dikerat kulit khatannya, maka orang itu harus dilenyapkan dari antara orang-orang sebangsanya: ia telah mengingkari perjanjian-Ku.” (Kejadian 17:14)
Kemudian Abraham menyunat Ishak, anaknya itu, ketika berumur delapan hari, seperti yang diperintahkan Allah kepadanya. (Kejadian 21:4)

5.Tidak ada dosa waris dalam ajaran Yesus.
Ketika Yesus melihat hal itu, Ia marah dan berkata kepada mereka: “Biarkan anak-anak itu datang kepada-Ku, jangan menghalang-halangi mereka, sebab orang-orang yang seperti itulah yang empunya Kerajaan Allah. (Markus 10:14)
Orang yang berbuat dosa, itu yang harus mati. Anak tidak akan turut menanggung kesalahan ayahnya dan ayah tidak akan turut menanggung kesalahan anaknya. Orang benar akan menerima berkat kebenarannya, dan kefasikan orang fasik akan tertanggung atasnya. (Yehezkiel 18:20)

6.Yesus memerintahkan banyak berwudlu apabila sedang berpuasa dan mengajarkan sujud serta berdoa ketika sedang sujud.
Tetapi apabila engkau berpuasa, minyakilah kepalamu dan cucilah mukamu, (Matius 6:17)

Maka Ia (Yesus) maju sedikit, lalu sujud dan berdoa, kata-Nya: “Ya Bapa-Ku, jikalau sekiranya mungkin, biarlah cawan ini lalu dari pada-Ku, tetapi janganlah seperti yang Kukehendaki, melainkan seperti yang Engkau kehendaki.” (Matius 26:39)

Musa dan Harun serta anak-anaknya membasuh tangan dan kaki mereka dengan air dari dalamnya. Apabila mereka masuk ke dalam Kemah Pertemuan dan apabila mereka datang mendekat kepada mezbah itu, maka mereka membasuh kaki dan tangan–seperti yang diperintahkan TUHAN kepada Musa. (Keluaran 40:31-32)
Maka pergilah Musa dan Harun dari umat itu ke pintu Kemah Pertemuan, lalu sujud. Kemudian tampaklah kemuliaan TUHAN kepada mereka. (Bilangan 20:6)
Aku akan mengadakan perjanjian antara Aku dan engkau, dan Aku akan membuat engkau sangat banyak.” Lalu sujudlah Abram, dan Allah berfirman kepadanya: (Kejadian 17:2-3)

7.Yesus melarang hidup mewah di dunia.
“Janganlah kamu mengumpulkan harta di bumi; di bumi ngengat dan karat merusakkannya dan pencuri membongkar serta mencurinya.Tetapi kumpulkanlah bagimu harta di sorga; di sorga ngengat dan karat tidak merusakkannya dan pencuri tidak membongkar serta mencurinya. (Matius 6:19-20)

8.Yesus meninggal dunia dibungkus kain kafan.
Dan Yusufpun mengambil mayat itu, mengapaninya dengan kain lenan yang putih bersih, (Matius 27:59)
Mereka mengambil mayat Yesus, mengapaninya dengan kain lenan dan membubuhinya dengan rempah-rempah menurut adat orang Yahudi bila menguburkan mayat. (Yohanes 19:40)

9.Yesus tidak membatalkan hukum rajam.
Musa dalam hukum Taurat memerintahkan kita untuk melempari perempuan-perempuan yang demikian. Apakah pendapat-Mu (Yesus) tentang hal itu?” (Yohanes 8:5)

Dan ketika mereka terus-menerus bertanya kepada-Nya (Yesus), Iapun bangkit berdiri lalu berkata kepada mereka: “Barangsiapa di antara kamu tidak berdosa, hendaklah ia yang pertama melemparkan batu kepada perempuan itu.” (Yohanes 8:7)

10. Yesus tidak membuat agama baru.
Lihat kembali pernyataan Yesus dalam Matius 5:17-20 (Butir 2 di atas).

B.AJARAN PAULUS/KRISTEN:

1. Yesus adalah Tuhan sesuai pernyataan Paulus.
namun bagi kita hanya ada satu Allah saja, yaitu Bapa, yang dari pada-Nya berasal segala sesuatu dan yang untuk Dia kita hidup, dan satu Tuhan saja, yaitu Yesus Kristus, yang oleh-Nya segala sesuatu telah dijadikan dan yang karena Dia kita hidup. (1 Korintus 8:6)

Sebab jika kamu mengaku dengan mulutmu, bahwa Yesus adalah Tuhan, dan percaya dalam hatimu, bahwa Allah telah membangkitkan Dia dari antara orang mati, maka kamu akan diselamatkan. (Roma 10:9)
NB:
Paulus berusaha mendoktrin orang lain bahwa hanya dengan meyakini Yesus sebagai Tuhan dan percaya Yesus telah bangkit dari antara orang mati, maka ia akan diselamatkan.

Dalam ajaran Paulus/Kristen, Yesus lebih dipromosikan sebagai Tuhan dibandingkan dengan Tuhan Allah/Bapa. Bandingkan dengan pernyataan-pernyataan Yesus yang lebih menonjolkan Allah/Bapa sebagai Tuhan Yang Esa.

2. Kristen mengutuk hukum Taurat sesuai pernyataan Paulus.
Kamu tahu, bahwa tidak seorangpun yang dibenarkan oleh karena melakukan hukum Taurat, tetapi hanya oleh karena iman dalam Kristus Yesus. Sebab itu kamipun telah percaya kepada Kristus Yesus, supaya kami dibenarkan oleh karena iman dalam Kristus dan bukan oleh karena melakukan hukum Taurat. Sebab: “tidak ada seorangpun yang dibenarkan” oleh karena melakukan hukum Taurat. (Galatia 2:16)
NB:
Hukum Taurat merupakan bagian dari ajaran Yesus yang wajib dilaksanakan oleh umatnya (Matius 5:19).

3. Kristen membangkang penggenapan (nasakh) Yesus dan menggantinya dengan ajaran baru dari Paulus.
Sebab Kristus adalah kegenapan hukum Taurat, sehingga kebenaran diperoleh tiap-tiap orang yang percaya. (Roma 10:4)
NB:
Kristen sama sekali menolak hukum cungkil mata dan potong tangan sebagaimana diperintahkan Yesus (Matius 5:29-30).

4. Kristen tidak mewajibkan sunat sesuai pernyataan Paulus.
Sebab bagi orang-orang yang ada di dalam Kristus Yesus hal bersunat atau tidak bersunat tidak mempunyai sesuatu arti, hanya iman yang bekerja oleh kasih. (Galatia 5:6)

Sebab bersunat atau tidak bersunat tidak penting. Yang penting ialah mentaati hukum-hukum Allah. (1 Korintus 7:19)
NB:
Sunat adalah manifestasi perjanjian yang kekal antara Allah dengan Abraham dan keturunannya, yang tidak bisa dibantah oleh siapapun!

5. Kristen mengajarkan adanya dosa warisan dari Adam sesuai pernyataan Paulus.
Sebab itu, sama seperti dosa telah masuk ke dalam dunia oleh satu orang (Adam), dan oleh dosa itu juga maut, demikianlah maut itu telah menjalar kepada semua orang, karena semua orang telah berbuat dosa. (Roma 5:12)

6. Kristen mengajarkan bernyanyi di gereja sesuai perintah Paulus.
dan berkata-katalah seorang kepada yang lain dalam mazmur, kidung puji-pujian dan nyanyian rohani. Bernyanyi dan bersoraklah bagi Tuhan dengan segenap hati. (Efesus 5:19)

Hendaklah perkataan Kristus diam dengan segala kekayaannya di antara kamu, sehingga kamu dengan segala hikmat mengajar dan menegur seorang akan yang lain dan sambil menyanyikan mazmur, dan puji-pujian dan nyanyian rohani, kamu mengucap syukur kepada Allah di dalam hatimu. (Kolose 3:16)
NB:
Menyanyi di gereja bukanlah ajaran Yesus, tetapi ajaran Paulus (Efesus 5:19).

7. Tidak ada larangan hidup mewah dalam ajaran Kristen sesuai pernyataan Paulus.
“Orang yang mencuri, janganlah ia mencuri lagi, tetapi baiklah ia bekerja keras dan melakukan pekerjaan yang baik dengan tangannya sendiri, supaya ia dapat membagikan sesuatu kepada orang yang berkekurangan.” (Efesus 4:28)

8. Umat Kristen meninggal dunia diberi pakaian rapi dan dibungkus peti mati.
Misalnya, meninggalnya Paus Yohanes Paulus II, penyanyi Broery Marantika, dan mantan Menko Ekuin Radius Prawiro. Ketiganya diberi pakaian rapi dan dibungkus peti mati sebelum dikubur.

9. Tidak ada hukum rajam dalam ajaran Kristen.
Ajaran Kristen menolak hukum rajam, karena ia adalah bagian dari hukum Taurat. Lihat kembali pernyataan Paulus dalam Galatia 2:16 (butir 2 di atas).
NB:
Kristen sama sekali menolak hukum rajam kepada para pelaku zinah, yang tentu saja ini bertentangan dengan perintah Yesus kepada umatnya (Yohanes 8:7).

10. Kristen adalah agama baru yang lahir pada masa Paulus (setelah masa Yesus).
Mereka tinggal bersama-sama dengan jemaat itu satu tahun lamanya, sambil mengajar banyak orang. Di Antiokhialah murid-murid itu untuk pertama kalinya disebut Kristen. (Kisah Para Rasul 11:26)

10 Komentar

Filed under All Artikel, Kristen

10 responses to “AJARAN YESUS VS PAULUS

  1. Hai…Perkenalkan saya pendatang baru dalam dunia dakwah internet..saya bergerak di bidang dakwah mujadalah biihsan…mohon diberikan komentar anda di blog baru kami di http://jalanibrahim.wordpress.com

  2. Robert Yohannes

    sebenernya kita mikir aja,
    kenapa 1+1+1=1,
    sebagian kristian menganggap ini kebatinan dan dogma,

    memang benar agama yang paling benar adlh agama yang tidak hanya dapat dinilai dengan nalar..
    saya rasa Kristen dan Islam memang punya sifat itu,,

    kami juga mengakui bahwa mayoritas warga barat yang kristen itu cara hidupnya memang liberal, membolehkan freesex, dll. tapi sebenernya kita juga punya hati..
    coba liat,
    kami membantu anak-anak muslim yang kelaparan dengan biaya gereja, kami tidak memaksa mereka untuk masuk kristen, kristen memang agama yang mulia.

    saya akui Islam adalah agama yang paling benar,
    saya tidak setuju dengan orang yang mengatakan Islam itu hina. Kristen dan Islam itu sama-sama musuhnya orang Yahudi.
    jadi saat iini janganlah kita berdebat, seharusnya kita berbaur.

    Islam datang untuk membenarkan ajaran kristen,
    dan kita pengikut yesus juga berterima kasih atas datangnya Quran,,,

    kesimpulannya, Islam dan Quran memang yang paling benar.

    ok, berdamailah kalian semua..

    • Nawal

      jangan salah paham
      yang dibahas disini adalah BETAPA SALAHNYA ajaran kristen itu
      sama seperti Ahmadiyah yg mengaku2 Islam ttp sebenarnya JAUH SEKALI DARI SYARIAH
      jadi yang dibahas disini bukan personil
      TAPI AGAMANYA

      kalau ada kristen yg baik itu saya percaya
      orang yg katanya “Islam” tp akhlaqnya rusak juga banyak

      tapi kalo ngasih bantuan gak pake program kristenisasi itu jarang terjadi, mereka bahkan berani melakukan program ini di Iraq, org2 ini habis mereka bantai dgn alih2 teroris padahal semua juga tau cuma mau maling minyak, lalu penduduk yg putus asa ini mereka coba masukan dalam kristen, gak percaya lihat wawancara program bush, sibiang setan didunia

    • Nawal

      Dan satu lagi yang harus anda ingat
      islam datang untuk membenarkan nasrani yang dibawa Isa Almasih
      bukan kristen yang diajarkan oleh paulus tarsus

      membenarkan al injeel bukan biblenya paulus tarsus

      sayangnya buku ini hilang, tetapi alhamdulillah diulang diQurán setelah difilter
      jadi ada kisah Luth, tapi bukan lotnya bible yang meniduri anak gadisnya
      ada kisah Nuh, tapi bukan noahnya bible yang telanjang lari2 sambil mabok berat
      ada kisah Musa, tapi bukan mosesnya bible yang haus darah dan bahkan memperkosa anak kecil
      ada kisah Sulaiman, tetapi bukan solomonya bible yang anak jadah dan ahli zinah
      ada kisah Isa, tetapi bukan jesusnya bible yang bahkan disebut2 dari keturunan nista
      dst…..
      (terlalu panjang untuk dibahs satu2)

      jadi sekali lagi Nasrani karena Isa orang Nasareth
      sama seperti Yahudi karena Musa orang Yahudi
      jadi waktu itu belum ada nama.
      Yahudi dan Nasrani adalah nama kebangsaan
      itulah sebabnya para nabi waktu itu menyebut agama mereka agama HAQ, tuhan yang satu

      jadi beda banget dengan ajarannya paul tuhan tiga tuhan beranak

  3. lab.otak

    yg nulis dan yang kasih komentar hati-hatilah karena ini berkaitan dengan keimanan dan kepercayaan pembaca pakailah rujukan/referensi yang benar sebab referensi yang abal-abal dan oplosan juga banyak, gua mau nanya ni jadi yang benar ajaran yang dibawa dan diajarkan yesus pada murid-muridnya atau ajaran paulus yang sekarang? gua minta pake rujukan yang benar asli tentang hal-hal yang diajarkan yesus tidak lebih tidak kurang

    • jack

      LUKAS:

      16:16 Hukum Taurat dan kitab para nabi berlaku sampai kepada zaman Yohanes; dan sejak waktu itu Kerajaan Allah diberitakan dan setiap orang menggagahinya berebut memasukinya.
      16:17 Lebih mudah langit dan bumi lenyap dari pada satu titik dari hukum Taurat batal.

      Menurut ayat 16 di atas, Hukum Taurat dan kitab para nabi berlaku sampai kepada zaman Yohanes Pembaptis. Apakah pernyataan ini benar? Ayat 16 di atas tampaknya merupakan serpihan yang telah direnovasi dari sumber Q yang dikutip lengkap oleh pengarang Matius berikut ini:

      MATIUS:

      11:12 Sejak tampilnya Yohanes Pembaptis hingga sekarang, Kerajaan Sorga diserong dan orang yang menyerongnya mencoba menguasainya.
      11:13 Sebab semua nabi dan kitab Taurat bernubuat hingga tampilnya Yohanes

      Menurut ayat 12 dan 13 dalam Matius, bukannya Hukum Taurat dan kitab para nabi yang berlaku sampai zaman Yohanes Pembaptis, akan tetapi NUBUAT para nabi dan kitab Tauratlah yang sampai kepada zaman Yohanes Pembaptis. Pernyataan menurut Matius ini, terlepas dari getolnya pengarang Matius dalam menyuguhkan tokoh Yesus sebagai satu2nya orang yang akan menggenapi seluruh nubuat Kitab Taurat dan kitab para nabi (baca lagi Distorsi Matius 1), adalah pernyataan yang paling mungkin yang diduga berasal dari Yesus berkenaan dengan sikap Yesus terhadap Kitab Taurat dan kitab para nabi, karena disamping kutipannya lebih lengkap, ia juga tidak bertentangan dengan “pernyataan Yesus” dalam Matius 5:17-48 yang berisi penegasan Yesus tentang tugas kerasulannya kepada umat Israel. Sedangkan “pernyataan Yesus” dalam Lukas 16:16 yang menyatakan bahwa Hukum Taurat berlaku hingga zaman Yohanes, tidak lain merupakan akal2an pengarang Lukas saja, karena dalam bukunya yang kedua, yang merupakan kitab propaganda, “Kisah Para Rasul”, pengarang Lukas mempromosikan seorang tokoh pembuat ajaran Kristen yang bernama Paulus (Saulus dari Tarsus).

      Jika Lukas 16:16 merupakan serpihan dari sumber Q yang dikutip lengkap dalam Matius 11:12-13, maka Lukas 16:17 tampak jelas merupakan serpihan dari sumber Q yang dikutip lengkap dalam Matius 5:18 (di bawah).

      Jelaslah bahwa Lukas 16:16 tidak mungkin merupakan pernyataan Yesus yang utuh, ia merupakan serpihan yang sudah diedit dari pernyataan yang diduga berasal dari Yesus, yang dimaksudkan oleh pengarangnya untuk mempromosikan tokoh Paulus Tarsus dalam buku karangannya yang kedua, “Kisah Para Rasul”.

      Lebih jauh, pengarang Lukas sendiri dalam Lukas 23:55-56 berkisah tentang para pengikut Yesus yang mengkuduskan hari Sabat setelah menyaksikan mayat “Yesus” dibaringkan. Sebagaimana diketahui, pengkudusan hari Sabat merupakan bagian pokok dari hukum Taurat. Bagaimana mungkin hukum Taurat berlaku sampai kepada zaman Yohanes Pembaptis sementara para pengikut Yesus sendiri mengkuduskan hari Sabat justru setelah “Yesus” mati?

      LUKAS:

      23:55. Dan perempuan-perempuan yang datang bersama-sama dengan Yesus dari Galilea, ikut serta dan mereka melihat kubur itu dan bagaimana mayat-Nya (Yesus) dibaringkan.
      23:56. Dan setelah pulang, mereka menyediakan rempah-rempah dan minyak mur. Dan pada hari Sabat mereka beristirahat menurut hukum Taurat.

      Adapun pernyataan Yesus dari sumber Q tentang tugas kerasulan Yesus, dikutip lengkap oleh pengarang Matius di bawah ini:

      MATIUS:

      5:17. “Janganlah kamu menyangka, bahwa Aku datang untuk meniadakan hukum Taurat atau kitab para nabi. Aku datang bukan untuk meniadakannya, melainkan untuk menggenapinya.
      5:18 Karena Aku berkata kepadamu: Sesungguhnya selama belum lenyap langit dan bumi ini, satu iota atau satu titikpun tidak akan ditiadakan dari hukum Taurat, sebelum semuanya terjadi.
      5:19 Karena itu siapa yang meniadakan salah satu perintah hukum Taurat sekalipun yang paling kecil, dan mengajarkannya demikian kepada orang lain, ia akan menduduki tempat yang paling rendah di dalam Kerajaan Sorga; tetapi siapa yang melakukan dan mengajarkan segala perintah-perintah hukum Taurat, ia akan menduduki tempat yang tinggi di dalam Kerajaan Sorga.
      5:20 Maka Aku berkata kepadamu: Jika hidup keagamaanmu tidak lebih benar dari pada hidup keagamaan ahli-ahli Taurat dan orang-orang Farisi, sesungguhnya kamu tidak akan masuk ke dalam Kerajaan Sorga.

      5:21. Kamu telah mendengar yang difirmankan kepada nenek moyang kita: Jangan membunuh; siapa yang membunuh harus dihukum.
      5:22 Tetapi Aku berkata kepadamu: Setiap orang yang marah terhadap saudaranya harus dihukum; siapa yang berkata kepada saudaranya: Kafir! harus dihadapkan ke Mahkamah Agama dan siapa yang berkata: Jahil! harus diserahkan ke dalam neraka yang menyala-nyala.
      5:23 Sebab itu, jika engkau mempersembahkan persembahanmu di atas mezbah dan engkau teringat akan sesuatu yang ada dalam hati saudaramu terhadap engkau,
      5:24 tinggalkanlah persembahanmu di depan mezbah itu dan pergilah berdamai dahulu dengan saudaramu, lalu kembali untuk mempersembahkan persembahanmu itu.
      5:25 Segeralah berdamai dengan lawanmu selama engkau bersama-sama dengan dia di tengah jalan, supaya lawanmu itu jangan menyerahkan engkau kepada hakim dan hakim itu menyerahkan engkau kepada pembantunya dan engkau dilemparkan ke dalam penjara.
      5:26 Aku berkata kepadamu: Sesungguhnya engkau tidak akan keluar dari sana, sebelum engkau membayar hutangmu sampai lunas.

      5:27. Kamu telah mendengar firman: Jangan berzinah.
      5:28 Tetapi Aku berkata kepadamu: Setiap orang yang memandang perempuan serta menginginkannya, sudah berzinah dengan dia di dalam hatinya.
      5:29 Maka jika matamu yang kanan menyesatkan engkau, cungkillah dan buanglah itu, karena lebih baik bagimu jika satu dari anggota tubuhmu binasa, dari pada tubuhmu dengan utuh dicampakkan ke dalam neraka.
      5:30 Dan jika tanganmu yang kanan menyesatkan engkau, penggallah dan buanglah itu, karena lebih baik bagimu jika satu dari anggota tubuhmu binasa dari pada tubuhmu dengan utuh masuk neraka.
      5:31 Telah difirmankan juga: Siapa yang menceraikan isterinya harus memberi surat cerai kepadanya.
      5:32 Tetapi Aku berkata kepadamu: Setiap orang yang menceraikan isterinya kecuali karena zinah, ia menjadikan isterinya berzinah; dan siapa yang kawin dengan perempuan yang diceraikan, ia berbuat zinah.

      5:33. Kamu telah mendengar pula yang difirmankan kepada nenek moyang kita: Jangan bersumpah palsu, melainkan peganglah sumpahmu di depan Tuhan.
      5:34 Tetapi Aku berkata kepadamu: Janganlah sekali-kali bersumpah, baik demi langit, karena langit adalah takhta Allah,
      5:35 maupun demi bumi, karena bumi adalah tumpuan kaki-Nya, ataupun demi Yerusalem, karena Yerusalem adalah kota Raja Besar;
      5:36 janganlah juga engkau bersumpah demi kepalamu, karena engkau tidak berkuasa memutihkan atau menghitamkan sehelai rambutpun.
      5:37 Jika ya, hendaklah kamu katakan: ya, jika tidak, hendaklah kamu katakan: tidak. Apa yang lebih dari pada itu berasal dari si jahat.

      5:38. Kamu telah mendengar firman: Mata ganti mata dan gigi ganti gigi.
      5:39 Tetapi Aku berkata kepadamu: Janganlah kamu melawan orang yang berbuat jahat kepadamu, melainkan siapapun yang menampar pipi kananmu, berilah juga kepadanya pipi kirimu.
      5:40 Dan kepada orang yang hendak mengadukan engkau karena mengingini bajumu, serahkanlah juga jubahmu.
      5:41 Dan siapapun yang memaksa engkau berjalan sejauh satu mil, berjalanlah bersama dia sejauh dua mil.
      5:42 Berilah kepada orang yang meminta kepadamu dan janganlah menolak orang yang mau meminjam dari padamu.

      5:43. Kamu telah mendengar firman: Kasihilah sesamamu manusia dan bencilah musuhmu.
      5:44 Tetapi Aku berkata kepadamu: Kasihilah musuhmu dan berdoalah bagi mereka yang menganiaya kamu.
      5:45 Karena dengan demikianlah kamu menjadi anak-anak Bapamu yang di sorga, yang menerbitkan matahari bagi orang yang jahat dan orang yang baik dan menurunkan hujan bagi orang yang benar dan orang yang tidak benar.
      5:46 Apabila kamu mengasihi orang yang mengasihi kamu, apakah upahmu? Bukankah pemungut cukai juga berbuat demikian?
      5:47 Dan apabila kamu hanya memberi salam kepada saudara-saudaramu saja, apakah lebihnya dari pada perbuatan orang lain? Bukankah orang yang tidak mengenal Allahpun berbuat demikian?
      5:48 Karena itu haruslah kamu sempurna, sama seperti Bapamu yang di sorga adalah sempurna.”

      Menurut ayat 17 di atas, Yesus menyatakan bahwa ia datang bukan untuk menghilangkan Hukum Taurat dan kitab para nabi, tetapi hanya untuk menggenapinya (melengkapinya). Pernyataan Yesus ini jelas bertentangan dengan pernyataan Paulus Tarsus dalam Galatia berikut ini:

      GALATIA:

      2:16 Kamu tahu, bahwa tidak seorangpun yang dibenarkan oleh karena melakukan hukum Taurat, tetapi hanya oleh karena iman dalam Kristus Yesus. Sebab itu kamipun telah percaya kepada Kristus Yesus, supaya kami dibenarkan oleh karena iman dalam Kristus dan bukan oleh karena melakukan hukum Taurat. Sebab: “tidak ada seorangpun yang dibenarkan” oleh karena melakukan hukum Taurat.

      Untuk mempersingkat, kita abaikan saja pernyataan Paulus Tarsus di atas, dan kita lanjutkan pembahasan mengenai tugas kerasulan Yesus.

      Dalam ayat 18 di atas, Matius menjelaskan melalui mulut Yesus bahwa Hukum Taurat itu berlaku hingga hari kiamat. Ringkasnya, Yesus sama sekali tidak meniadakan Hukum Taurat dan kitab para nabi, akan tetapi justru untuk menegakkan kembali Hukum Taurat dan melengkapinya dengan Kitab Suci Injil. Benarkah ini?

      Perhatikan ayat 19 dan 20 di atas. Dalam ayat 19, Yesus menyatakan bahwa siapa yang meniadakan salah satu perintah hukum Taurat sekalipun yang paling kecil, dan mengajarkannya demikian kepada orang lain, ia akan menduduki tempat yang paling rendah di dalam Kerajaan Sorga; tetapi siapa yang melakukan dan mengajarkan segala perintah-perintah hukum Taurat, ia akan menduduki tempat yang tinggi di dalam Kerajaan Sorga. Bahkan dalam ayat 20, Yesus mengancam kepada umat Israel, bahwa jika hidup keagamaan mereka tidak lebih benar dari pada hidup keagamaan ahli-ahli Taurat dan orang-orang Farisi, mereka diancam tidak akan masuk ke dalam Kerajaan Sorga. Perlu dijelaskan, bahwa ahli2 Taurat dan orang2 Farisi adalah kelompok masyarakat Israel yang senantiasa menentang ajaran dan mencari2 kesalahan Yesus.

      Apa buktinya? Secara singkat saja, berikut ini bukti tegas tentang penegakan Hukum Taurat oleh Yesus:

      Dalam ayat 27, Yesus mengutip Hukum Taurat yang tersebut dalam Keluaran 20:14 dan Ulangan 5:18, “Jangan berzinah”. Menurut Hukum Taurat dalam Ulangan 22:13-27 dan Imamat 20:10-21, setiap pelaku zinah, baik laki2 maupun perempuan, keduanya wajib dilempari batu oleh orang2 sekotanya sampai mati. Dalam kasus ini Yesus menggenapinya dengan menyatakan bahwa:

      – Setiap orang yang memandang perempuan serta menginginkannya, sudah berzinah dengan dia di dalam hatinya.

      – Jika matamu yang kanan menyesatkan engkau, cungkillah dan buanglah itu, karena lebih baik bagimu jika satu dari anggota tubuhmu binasa, dari pada tubuhmu dengan utuh dicampakkan ke dalam neraka (MATIUS 5:29; 18:9 dan MARKUS 9:47).

      – Jika tanganmu yang kanan menyesatkan engkau, penggallah dan buanglah itu, karena lebih baik bagimu jika satu dari anggota tubuhmu binasa dari pada tubuhmu dengan utuh masuk neraka (Matius 5:30). Dan dalam Matius 18:8 dikatakan, jika tanganmu atau kakimu menyesatkan engkau, penggallah dan buanglah itu, karena lebih baik bagimu masuk ke dalam hidup dengan tangan kudung atau timpang dari pada dengan utuh kedua tangan dan kedua kakimu dicampakkan ke dalam api kekal (lihat juga Markus 9:43,45).

      Berkenaan dengan Hukum Taurat tentang pelaku zinah, ada baiknya kita simak kasus zinah menurut pengarang Yohanes berikut ini:

      YOHANES:

      8:1. tetapi Yesus pergi ke bukit Zaitun.
      8:2 Pagi-pagi benar Ia berada lagi di Bait Allah, dan seluruh rakyat datang kepada-Nya. Ia duduk dan mengajar mereka.
      8:3 Maka ahli-ahli Taurat dan orang-orang Farisi membawa kepada-Nya seorang perempuan yang kedapatan berbuat zinah.
      8:4 Mereka menempatkan perempuan itu di tengah-tengah lalu berkata kepada Yesus: “Rabi, perempuan ini tertangkap basah ketika ia sedang berbuat zinah.
      8:5 Musa dalam hukum Taurat memerintahkan kita untuk melempari perempuan-perempuan yang demikian. Apakah pendapat-Mu tentang hal itu?”
      8:6 Mereka mengatakan hal itu untuk mencobai Dia, supaya mereka memperoleh sesuatu untuk menyalahkan-Nya. Tetapi Yesus membungkuk lalu menulis dengan jari-Nya di tanah.
      8:7 Dan ketika mereka terus-menerus bertanya kepada-Nya, Iapun bangkit berdiri lalu berkata kepada mereka: “Barangsiapa di antara kamu tidak berdosa, hendaklah ia yang pertama melemparkan batu kepada perempuan itu.”
      8:8 Lalu Ia membungkuk pula dan menulis di tanah.
      8:9 Tetapi setelah mereka mendengar perkataan itu, pergilah mereka seorang demi seorang, mulai dari yang tertua. Akhirnya tinggallah Yesus seorang diri dengan perempuan itu yang tetap di tempatnya.
      8:10 Lalu Yesus bangkit berdiri dan berkata kepadanya: “Hai perempuan, di manakah mereka? Tidak adakah seorang yang menghukum engkau?”
      8:11 Jawabnya: “Tidak ada, Tuhan.” Lalu kata Yesus: “Akupun tidak menghukum engkau. Pergilah, dan jangan berbuat dosa lagi mulai dari sekarang.”

      Ketika ditanya ahli2 Taurat tentang Hukum Taurat untuk pelaku zinah (ayat 5), Yesus sama sekali tidak membantahnya, malah justru Yesus berkata, “Barangsiapa di antara kamu tidak berdosa, hendaklah ia yang pertama melemparkan batu kepada perempuan itu.” (ayat 7). Jelas, ini bukti kuat bahwa Yesus datang bukan untuk menghilangkan Hukum Taurat dan kitab para nabi, tetapi untuk menegakkannya dan melengkapinya.

      Namun demikian, mengingat tindakan ahli2 Taurat di atas hanya untuk mencari2 kesalahan Yesus, hukum rajam pun batal dilakukan. Akan tetapi yang terpenting adalah bahwa Yesus sama sekali tidak membantah hukum rajam dalam Taurat, tetapi malah memerintahkan ahli2 Taurat untuk merajamnya (ayat 6).

      Adapun tentang batalnya hukum rajam dalam kasus Yohanes di atas, ada dua hal yang menyebabkannya:

      1. Rajam tersebut tidak memenuhi syarat Hukum Taurat, dimana rajam harus dilakukan atau dieksekusi oleh seluruh orang2 yang sekota dengan pelaku zinah tersebut (Ulangan 22:13-27 dan Imamat 20:10-21).

      2. Terdapat kejanggalan dalam kasus di atas, karena pelaku zinah yang diajukan hanya dari pihak perempuan, padahal menurut Hukum Taurat dalam Ulangan 22:13-27 dan Imamat 20:10-21, kedua pelaku zinah, baik perempuan maupun laki2 (atau binatang kalo ia berkelamin dengan binatang), harus diajukan dan dieksekusi secara bersama2.

      Lebih lanjut, pengampunan yang diberikan Yesus dalam Yohanes 8:11, sama sekali tidak ada kaitannya dengan hukum baru, tetapi oleh karena kedua sebab di atas dan mengingat tindakan ahli2 Taurat tersebut hanya untuk mencari2 kesalahan Yesus.

      Bukti kuat lainnya berkaitan dengan tugas kerasulan Yesus dapat disimak di bawah ini:

      MATIUS:

      7:12 “Segala sesuatu yang kamu kehendaki supaya orang perbuat kepadamu, perbuatlah demikian juga kepada mereka. Itulah isi seluruh hukum Taurat dan kitab para nabi.

      15:3 Tetapi jawab Yesus kepada mereka: “Mengapa kamupun melanggar perintah Allah demi adat istiadat nenek moyangmu?
      15:4 Sebab Allah berfirman: Hormatilah ayahmu dan ibumu; dan lagi: Siapa yang mengutuki ayahnya atau ibunya pasti dihukum mati.

      23:23 Celakalah kamu, hai ahli-ahli Taurat dan orang-orang Farisi, hai kamu orang-orang munafik, sebab persepuluhan dari selasih, adas manis dan jintan kamu bayar, tetapi yang terpenting dalam hukum Taurat kamu abaikan, yaitu: keadilan dan belas kasihan dan kesetiaan. Yang satu harus dilakukan dan yang lain jangan diabaikan.

      MARKUS:

      7:10 Karena Musa telah berkata: Hormatilah ayahmu dan ibumu! dan: Siapa yang mengutuki ayahnya atau ibunya harus mati.

      Ayat2 yang merupakan “pernyataan Yesus” di atas merupakan Hukum Taurat sebagaimana dimaksud dalam Kitab Keluaran, Kitab Ulangan, dan Kitab Imamat, antara lain berikut ini:

      KELUARAN:

      20:12. Hormatilah ayahmu dan ibumu, supaya lanjut umurmu di tanah yang diberikan TUHAN, Allahmu, kepadamu.
      21:17 Siapa yang mengutuki ayahnya atau ibunya, ia pasti dihukum mati.

      ULANGAN:

      5:16 Hormatilah ayahmu dan ibumu, seperti yang diperintahkan kepadamu oleh TUHAN, Allahmu, supaya lanjut umurmu dan baik keadaanmu di tanah yang diberikan TUHAN, Allahmu, kepadamu.

      IMAMAT:

      20:9 Apabila ada seseorang yang mengutuki ayahnya atau ibunya, pastilah ia dihukum mati; ia telah mengutuki ayahnya atau ibunya, maka darahnya tertimpa kepadanya sendiri.

      Jadi jelaslah, bahwa Hukum Taurat dan kitab para nabi adalah bagian dari tugas yang diemban Yesus kepada umat Israel untuk ditegakkan, BUKAN untuk dihilangkan sebagaimana pernyataan Paulus Tarsus dalam Galatia 2:16 tersebut di atas.

  4. keknya ajaran tentang bertuhan yang diajarkan Yesus lah yang benar bukan yang diajarkan oleh paulus

  5. binramelan kazanmurawi

    SEJARAH PENUHANAN JESUS-TRINITAS.
    Kepercayaan TRINITAS bukan berasal dari ajaran Tuhan dan bukan ajaran dari Jesus. TRINITAS ADALAH REKAYASA MANUSIA. TRINITAS merupakan keputusan rapat gereja/konsili yang diadakan di Nicea pada 20 Mei 325 masehi. Konsili dipimpin oleh Kaisar Konstantin dan dihadiri ratusan pastor. Hasil konsili diputuskan antara lain Jesus adalah anak Tuhan dan dianggap juga Tuhan. Kesamaan zat antara Sang Anak dengan Sang Bapa. Mulai saat itu ada sebutan Tuhan Bapa dan Tuhan Anak tetapi diakuinya satu juga.

    Kemudian dalam konsili Konstatinopel yang dipimpin Kaisar Theodosius pada tahun 381 melantik juga Ruhul Kudus menjadi Tuhan . Sejak saat itu mulai ada sebutan Sang Bapa – Sang Putera – Sang Ruh Kudus. Patri-Vilii-et Spiritus Sancti. TRINITAS timbulnya tahun 381 masehi. Sebelum tahun 381 masehi penganut agama Kristen tidak mengenal TRINITAS dan mereka hanya mengenal satu Tuhan yaitu Allah. De Godsdienst v.d. Koeran tulisan Arthur N Wollaston” Ook de christinen vereeden een God. Marsinds de algemeene kerk vergadering in 381 te Konstatinopel gehouden was onder hen geldig de leer van de Drieeen heids Gods/Juga orang orang Kristen dahulu memuliakan Tuhan yang Tunggal akan tetapi setelah rapat gereja yang dilangsungkan di Konstantinopel tahun 381 berlakulah TRINITAS atas mereka”.

    Di Bibel/Alkitab juga disebutkan Tuhan itu Esa.

    Ulangan 4:35 ”maka kepadamulah ia itu ditunjuk supaya diketahui olehmu bahwa Tuhan itu Allah. Dan kecuali Tuhan yang Esa tiada yang lain lagi. Markus 12:29 ”Maka jawab Jesus kepadanya, hukum yang terutama inilah, dengar olehmu hai Israil adapun Allah Tuhan kita. Dialah Tuhan yang Esa”.

    Matius 7:21 ”Bukan orang yang menyeruku Tuhan Tuhan akan masuk kerajaan sorga”. Jesus sendiri marah sampai mengeluarkan kata kata ancaman, barang siapa menganggap Jesus sebagai Tuhan tempatnya bukan di sorga tetapi di neraka.

    Kemudian Jesus berkata, yang tidak mengaku Jesus Kristus telah datang sebagai manusia adalah penyesat dan anti Kristus ”2Johanes 1:7.

    Ayat itu tidak dapat diputar putar lagi siapapun apakah pendeta, pastur, pimpinan gereja, atau umat Kristen yang menganggap Jesus sebagai Tuhan adalah penyesat dan anti Kristus.

    DOKTRIN TRINITAS DIBANTAH JESUS.
    Johanes 14:9-10 ”Siapa yang sudah nampak Aku ia sudah nampak Bapa. Tiadalah engkau percaya AKU DIDALAM BAPA dan BAPA DIDALAM AKU. Segala perkataan yang aku katakan kepadamu bukanlah Aku katakan dengan kehendak sendiri melainkan Bapa itu yang tinggal didalam Aku. Dia mengadakan segala perbuatan itu”.
    Johanes 17:23 ”AKU DIDALAM MEREKA dan ENGKAU DIDALAM AKU supaya MEREKA itu SEMPURNA DIDALAM PERSEKUTUAN”. Kata ”aku didalam mereka itu” yang dimaksud dengan aku adalah Jesus sedangkan mereka adalah murid murid /sahabat Jesus yang 12 orang. Lukas 9:1 ”Maka Jesus memanggil kedua belas muridnya”. Matius 10:2-4 ”Simon Petrus – Andreas –Yakobus – Yohanes – Filipus – Bartolomeus – Tomas – Matius – Yakobus Alfeus – Tadeus – Simon Zelot – Yudas Iskariot adalah murid murid/sahabat Jesus.

    AKU DIDALAM MEREKA artinya Jesus MENYATU dengan murid muridnya.

    JADI TUHAN MENYATU DENGAN JESUS DAN JESUS MENYATU DENGAN MURID MURIDNYA.

    Kalau umat Kristen percaya kesatuan Jesus dengan Bapa maka umat Kristenpun harus percaya kesatuan Bapa dengan 12 murid murid Jesus karena 12 murid murid menyatu dengan Jesus. Bukan Jesus dan Roh Kudus saja yang bersatu dengan Bapa tetapi harus ditambah dengan 12 murid murid Jesus.

    Ini namanya PERSEKUTUAN TUHAN atau TUHAN PERSEKUTUAN. PERSATUAN TUHAN atau TUHAN PERSATUAN. Bukan TRINITAS tetapi LIMABELASNITAS.

  6. binramelan kazanmurawi

    DOKTRIN TRINITAS – TUHAN MENCIPTAKAN TUHAN.

    Doktrin TRINITAS telah dianggap sebagai tonggak utama keKristenan dizaman ini sehingga jika ada orang mengaku Kristen tetapi tidak mempercayai doktrin TRINITAS maka mayoritas Kristen lain akan menuduh dan menganggap bidat dan sesat.
    Kristen Unitarian menolak doktrin TRINITAS/ Jesus bukan Tuhan, hanyalah utusan Tuhan.

    Nabi Musa dan nabi nabi sebelum Jesus lahir, juga tidak bertuhan kepada Jesus, tetapi bertuhan kepada Jahweh/Allah.

    Dogma TRINITAS menyatakan Allah “tiga tapi satu, satu tapi tiga”? Sang Bapa adalah Allah, Sang Anak/Jesus adalah Allah dan Roh Kudus adalah Allah. Jika dirumuskan secara matematis kira kira: Allah Bapa = Allah Anak/Jesus = Allah Roh Kudus.

    Salah satu unsur TRINITAS adalah Jesus. Kalau tidak salah Jesus terlahir di bumi dari rahim perawan Maria sekitar awal Masehi.

    ALLAH SWT menciptakan semesta alam beserta seluruh isinya jauh sebelum Jesus terlahir didunia.

    Dengan demikian yang menciptakan alam semesta beserta isinya bukan TRINITAS tetapi ALLAH SWT, Tuhan Yang Maha Kuasa tanpa adanya Jesus sebab Jesus diwaktu penciptaan alam semesta belum terlahir.

    Berarti TRINITAS munculnya setelah Jesus terlahir di bumi. Logika sehat dan hati nurani yang paling dalam, sulit sekali menerima keberadaan Tuhan tidak bersamaan terwujudnya. Pertama kali Tuhan Allah. Kemudian Tuhan Allah menciptakan Tuhan Jesus dan terakhir Tuhan Allah menciptakan Tuhan Rohkudus. Kenapa Tuhan menciptakan Tuhan?

    TUHAN MENCIPTAKAN TUHAN. ITULAH AJARAN GEREJA.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s